Cara Lolos Interview Dan Meyakinkan Perusahaan

 

cara-lolos-interview-dan-meyakinkan-perusahaan
Ilustrasi Interview - Freepik.com

Cara Lolos Interview dan Meyakinkan Perusahaan - Apakah kamu adalah salah satu lulusan dari bangku pendidikan tahun ini? Entah itu dari tingkat perguruan tinggi atau SMA? Welcome to the jungle..!! Coba diingat lagi sudah berapa CV yang kamu sebar? Sudah berapa kali penolakan yang kamu dapat? Atau sudah berapa tempat yang sudah kamu datangi untuk interview tapi belum ada kejelasan sampai sekarang?

Interview kerja adalah  tahapan  paling krusial yang akan menentukan nasib lanjut atau tidaknya proses rekrutmen kamu di perusahaan tersebut. Banyak yang gagal di tahapan ini karena beberapa hal. Meyakinkan perusahaan untuk menerima kita sebagai salah satu kandidat terbaik memang tidak gampang.  Kedepannya coba kamu perhatikan poin-poin ini dan praktekan nanti ketika ada interview:

 

Cara lolos interview dan meyakinkan perusahaan


cara-lolos-interview-dan-meyakinkan-perusahaan

1. Jangan Grogi dan Gugup


Berhadapan dengan seorang profesional memang tidak mudah, perasaan gugup, ragu, grogi dan sebangsanya wajar kok kamu alami. Apalagi hal ini merupakan langkah awal kamu masuk ke dunia kerja. Ketika berhadapan langsung dengan HRD tidak perlu merasa ragu, anggap aja seperti teman diskusi. Terkesan gampang ya? Tapi ini wajib kamu praktekan !


Pihak HRD pasti memberikan pertanyaan yang sebenarnya bisa dijawab dengan bijak. Tidak perlu khawatir secara berlebihan, respon pertanyaan tersebut sesuai dengan pengalaman kamu. Gugup hanya membuat konsentrasi menjadi buyar dan perkataan menjadi terbata-bata dan kadang jawab pertanyaannya kemana-mana.

 

2. Well prepare 


Interview membutuhkan persiapan matang. Maksudnya di sini, pelamar kerja harus bisa membaca sikap dan bagaimana  memberikan respon yang tepat ketika nantinya HRD bertanya atau memberikan pengujian wawasan terhadap kamu. 

Persiapan yang matang akan menambah tingkat kepercayaan diri kamu. Karena biasaya nih ya,  secara bersamaan HRD akan menilai langsung kesiapan mental dan wawasan calon pegawainya. 

Maka dari itu penting sekali persiapan sejak jauh hari agar wawancara kerja berjalan dengan baik. Jangan lupa juga persiapan lainnya seperti CV, pas photo, portofolio dan sebagainya.


3. Riset perusahaan yang kamu lamar


Nah ini juga tidak kalah penting, ibaratnya kamu mau ngelamar anak orang tapi kamu nggak tau siapa bapak ibunya, keluarganya dan juga sodara-sodaranya. Fatal kan? Bisa dikatakan pertanyaan paling sering ditemui ketika interview adalah “Apa yang Kamu ketahui tentang perusahaan Kami?”. Waduh ! Kalau itu kamu tidak bisa jawab, poin kamu sudah bisa dipastikan minus dimata HRD. Jangan salah fokus pada aspek lain sementara kamu sama sekali belum mengenal tentang perusahaan tempat kamu mengajukan lamaran. 

Jadi untuk menjawab pertanyaan bagian ini, jangan malas untuk mencari informasi mengenai perusahaan yang dilamar. Lakukan riset mengenai latar belakangnya, bergerak di bidang apa, keberhasilan pencapaian, produk apa saja dihasilkan oleh perseroan tersebut dan sebagainya. 


4. Jelaskan Tentang Diri Sendiri secara Lugas dan Seperlunya

Pertanyaan awal interview biasanya lebih condong pada pertanyaan “Perkenalkan diri Kamu?”. Jelaskan kepada HRD secara lugas tanpa bertele-tele mengenai lulusan dari Perguruan Tinggi mana,pengalaman kerja sebelumnya, pencapaian apa saja yang berhasil didapatkan dan sebagainya.

Jelaskan kepada HRD bahwa kamu ini memiliki potensi untuk dapat berkontribusi pada perusahaan. Tetap perhatikan tutur kata yang sopan dan jujur selama wawancara berlangsung khususnya ketika memperkenalkan diri sendiri berdasarkan pengalaman sebelumnya. Biar ga terkesan kepedean atau over confidence.


5. Jangan Membuka Aib Buruk Perusahaan Sebelumnya


Pelamar kerja memang diharuskan jujur selama wawancara kerja namun bukan berarti terbuka dalam memberi penjelasan terhadap aib buruk perusahaan sebelumnya. Tidak jarang ditemui lulusan baru atau berpengalaman terlalu hanyut dalam pertanyaan HRD untuk menjelaskan tempat bekerja sebelumnya.

Jika kamu terlalu terbuka untuk membongkar aib buruk perusahaan sebelumnya maka HRD juga akan berpikir kamu akan melakukan hal serupa pada perusahaan berikutnya. Cukup jelaskan satu saja kesalahan minor yang berhubungan dengan lingkup pekerjaan sebelumnya. Intinya tetap tunjukan rasa terima kasih kamu terhadap company sebelumnya karena bagaimanapun kamu pernah berkarya dan tumbuh disana dan ini tentunya akan menambah value kamu di depan HRD yang sedang menginterview kamu. Ingat, seburuk apapun drama di tempat kerja kamu sebelumnya, mau setoxic gimana lingkungan kerjanya jangan pernah di umbar ketika nterview. Pamali.


6. Jangan Sungkan Menatap Lawan Bicara


Fokuskan tatapan mata pada HRD sambil merespon pertanyaan yang diajukannya. Salah satu etika interview yang satu ini wajib kamu terapkan, karena ini menunjukam kamu respect terhadap lawan bicara kamu. Jadi fokus kamu jangan sampai salah, ke sudut- sudut yang lain di ruangan.

Poin-poin di atas bisa coba dipraktekan untuk kamu yang akan interview dalam waktu dekat. Jadilah diri sendiri, dan pastikan apa yang kamu jawab dan  sampaikan sama dengan yang kamu tulis dalam CV. 

 

TANDA LOLOS INTERVIEW USER

Nah ketika kamu sudah melewati tahap interview dengan HRD dan calon user kamu sekarang tinggal menunggu hasilnya. Deg-degan ? Pasti ! Karena ini menentukan perjalanan karir mu kedepannya. Tapi biasanya nih ada beberapa tanda yang bisa kamu baca kalau kamu pasti lolos interview user dan keterima kerja. Apa Saja ?


Interview mu lebih lama dari kandidat lain

Ini valid dan memang benar seperti ini. Biasanya interview yang lama menunjukan user tertarik dengan kita. Jadi akan lebih banyak informasi yang akan di gali dan user memastikan kamu adalah memang kandidat yang layak untuk di rekrut.


Kapan siap bekerja?

Pertanyaan ini juga menjadi signal kemungkinan besar kamu akan d terima. Biasanya pertanyaan ini muncul untuk membuat kontrak yang akan segera di kirim ke kamu.

 

Penjelasan tentang sistem kerja dan masalah teknis

Kamu dikasi tau gmana sistem kerjanya, SOP nya seperti apa. Seminggu kerja berapa jam. Uang lembur , BPJS dan lain-lain. Penjelasan seperti ini basanya hanya dikasi tau ke kandidat kuat yang akan d terima.

 

Gaji nya bisa di nego? Budget kita Cuma segini lho !

Nah ini biasanya negosiasi pamungkas dari pihak perusahaan. Hati-hati, budget gaji yang kamu tulis biasanya udah sesuai dengan range gaji mereka cuma tetep aja selagi bisa d tawar lagi kenapa nggak? Kalau d minta seperti ini, jangan nego lebih dari 10% ya. Hehehe

Beberapa cara lolos interview dan meyakinkan perusahaan di atas adalah poin-poin yang memang sebagian besar terjadi dilapangan. Jadi kalau kamu mengalaminya, siap-siap di hubungi dan dikirimi kontrak kerja.


Baca Juga : Tips Membuat CV Menarik 


IdeCara
Macam-macam Ide & Cara, tutorial, kumpulan tutorial menarik disajikan dalam Bahasa Indonesia

Related Posts

Posting Komentar